Bungkal, Ponorogo – Dalam rangka memberikan bekal keterampilan praktis menjelang kelulusan, MA. Ma’arif Al-Ishlah Kalisat Bungkal menyelenggarakan kegiatan praktik membuat sablon kaos yang diikuti oleh siswa kelas akhir. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk pembelajaran kreatif yang bertujuan mengasah keterampilan sekaligus melatih jiwa wirausaha para siswa.
Dipandu oleh guru pembimbing serta praktisi sablon lokal, para siswa diperkenalkan pada proses pembuatan sablon secara manual, mulai dari pembuatan desain digital, transfer desain ke screen, hingga proses cetak sablon di atas media kaos. Seluruh proses dilakukan secara langsung oleh siswa, sehingga mereka benar-benar merasakan pengalaman praktik nyata di lapangan.
Kepala sekolah MA. Ma’arif Al-Ishlah, Bapak Wahyudi, S.Pd, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program pembekalan keterampilan non-akademik yang diberikan kepada siswa kelas akhir. “Kami ingin lulusan MA. Ma’arif Al-Ishlah tidak hanya siap secara akademik, tetapi juga memiliki skill kreatif yang bisa dikembangkan sebagai peluang usaha di masa depan,” ujarnya.
Salah satu siswa kelas akhir, Alfina Bunga, mengaku sangat antusias mengikuti kegiatan ini. “Kegiatan ini membuka wawasan baru buat kami. Ternyata bikin sablon itu menarik dan bisa jadi peluang usaha setelah lulus nanti,” katanya dengan semangat.
Melalui kegiatan ini, sekolah berharap para siswa mampu menemukan potensi diri di bidang kreatif sekaligus mendapatkan pengalaman berharga sebagai bekal setelah lulus dari bangku madrasah.