Sebanyak 35 siswa kelas akhir MA. Ma’arif Al-Ishlah tengah mengikuti Ujian Madrasah Berbasis Komputer (UM-BK) yang berlangsung mulai tanggal 10 hingga 19 Maret 2025. Pelaksanaan ujian ini bertepatan dengan bulan suci Ramadan 1446 Hijriah, sehingga para siswa harus menjalankan ibadah puasa sambil mengikuti ujian.
UM-BK merupakan ujian akhir bagi siswa madrasah untuk mengukur pencapaian kompetensi mereka selama menempuh pendidikan di madrasah selama 3 tahun. Ujian ini mencakup berbagai mata pelajaran, seperti Al-Qur’an Hadis, Akidah Akhlak, Fikih, Sejarah Kebudayaan Islam, Bahasa Arab, dan mata pelajaran umum lainnya.
Pelaksanaan UM-BK di bulan Ramadan ini menjadi tantangan tersendiri bagi para siswa. Mereka harus menjaga stamina dan konsentrasi agar dapat mengerjakan soal-soal ujian dengan baik, sekaligus menjalankan ibadah puasa dengan khusyu’.
“Awalnya terasa berat harus ujian saat puasa, tapi saya berusaha untuk tetap fokus dan menjaga kesehatan dengan istirahat yang cukup,” ujar Humaida, salah satu peserta UM-BK.
Pihak madrasah telah mengambil langkah-langkah untuk memastikan kelancaran pelaksanaan UM-BK di bulan Ramadan. Jadwal ujian diatur sedemikian rupa agar tidak terlalu menguras energi siswa. Selain itu, pihak madrasah juga menyediakan fasilitas yang memadai, seperti ruangan ber-AC dan komputer yang berfungsi dengan baik.
“Kami berharap para siswa dapat mengerjakan UM-BK dengan lancar dan mendapatkan hasil yang memuaskan,” ujar Wahyudi, S.Pd. kepala madrasah. “Kami juga mengapresiasi semangat para siswa yang tetap bersemangat mengikuti ujian di tengah menjalankan ibadah puasa.”
Pelaksanaan UM-BK di bulan Ramadan ini menjadi momen yang istimewa bagi para siswa kelas akhir madrasah. Mereka tidak hanya dituntut untuk menguasai materi pelajaran, tetapi juga untuk menunjukkan ketangguhan dalam menjalankan ibadah puasa.
